Warga Di Kecamatan Labuhan Haji Ditemukan Meninggal Kondisi Tergantung

  • Bagikan

qwicknews.com – Salah Seorang Warga dari Dusun Mandar, Desa Labuhan Haji, Kecamatan Labuhan Haji lotim-lantik-puluhan-pejabat/">Kabupaten Lombok Timur digemparkan dengan kematian Salah seorang warga Berinisial S (44) warga setempat yang berprofesi sebagai nelayan tersebut tewas gantung diri di dalam rumahnya.

Dari penuturan saksi Rehsan (39) yang merupakan tetangga korban, kronologi kejadian pada Hari Rabu tanggal (22/3/2023) sekitar pukul 6.00 wita, berawal dari orang tua korban Inak Manna alias Inak Sahnan(71) yang meminta tolong pada dirinya untuk melihat gelagat mencurigakan dari dalam rumah seperti orang yang sedang mengintip.

Alangkah terperanjatnya Rehsan dan orang tua korban melihat anaknya terbujur kaku tak bernyawa dengan posisi leher menggantung dengan seutas tali nilon di langit langit rumah korban.
Melihat korban sudah tidak bernyawa Rehsan memanggil Abdul Rasad yang merupakan tetangga korban dan warga sekitar untuk menurunkan jenazah korban dari tali gantungan.

Ditempat yang sama, Abdul Rasad (28) membeberkan tanggal 20 Pebruari 2023 sebelum kejadian saksi sempat bertemu dengan korban Sahedon dirumahnya dan berkata pada saksi, “Saya mau tahu rasanya bunuh diri” dan dijawab oleh saksi “Jangan kerjakan hal yang begituan, tidak baik” ucapnya menirukan kalimat korban.

Bahkan lanjut Rasad, tahun 2018 dan 2021 korban sempat melakukan percobaan bunuh diri dengan kain, namun bisa diselamatkan oleh keluarga korban.

Sementara itu, Kapolsek Labuhan Haji, IPTU Abdusy Syukur kepada wartawan menegaskan, bahwa kasus dugaan bunuh diri yang dilakukan oleh korban asal kampung kereok tersebut.

Dari informasi yang dihimpun dari beberapa saksi, lanjut Kapolsek, bahwa korban merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Hal itu dibuktikan dengan ditemukannya obat penenang didalam kamar korban.

Hal senada disampaikan P.S, Kasi Humas Polres Lombok Timur IPTU Nikolas Osman, membenarkan kejadian bunuh diri yang dilakukan oleh korban yang berprofesi sebagi nelayan tersebut.

Kapolres Lombok Timur melalui P.S, Kasi Humas Iptu Nikolas Osman berharap agar warga tetap tenang, permasalahn tengah dilakukan penyelidikan, jangan menyebarkan informasi yang sekiranya dapat menimbulkan permasalahan baru, mari kita secara bersama – sama menjaga Stababilitas Kamtibmas.pungkas Osman.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *