Bank NTB Gandeng FJLT Kupas Sistem Keuangan Syariah

  • Bagikan

Qwicknews.com Lombok Timur NTB—Bank NTB Syariah cabang Lombok Timur menggandeng Forum Jurnalis Lombok Timur (FJLT) dalam kegiatan Pojok Jurnalis dengan mengupas literasi keuangan syariah hingga membahas masalah riba. Kegiatan tersebut berlangsung di Selong, Selasa 14/5.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Direktur Bank NTB Syariah Cabang Selong, Kasry Rachman dan Direktur Bank NTB Syariah Cabang Masbagik, Ahmad Rizqon Sani, dan anggota FJLT.

Kedua Direktur NTB Syariah Lombok Timur tersebut menggarisbawahi perbedaan sistem perbankan syariah dan bank konvensional.

Dijelaskan Kasry, bahwa perbedaan utama transaksi Bank Syariah dengan bank konvensional berada pada objek akad atau kesepakatan.

”Akad dalam transaksi bank konvensional terletak pada uang yang bersifat pinjaman. Sementara pada bank syariah, objek akad terletak pada produk akhir bukan uang, atau dengan sistem perdagangan” jelasnya rinci.

Dicontohkan, ingin membeli mobil seharga Rp300 juta. Pada bank konvensional anda akan diberikan uang langsung serta ditentukan membayar margin atau bunga Rp 50 juta selama sekian bulan, misalnya. Kalau di bank syariah, bisa bank yang langsung membelikan mobilnya, lalu dilakukan ijab qabul dengan nasabah untuk membayar Rp 300 juta sekian sebagai keuntungan bank untuk membiayai operasionalnya dari kegiatan jual beli tersebut.

Selain itu, pihaknya juga menjabarkan sejumlah pelayanan yang tersedia di Bank NTB Syariah. Mulai dari penyediaan modal (fund), pembiayaan (finance), hingga layanan jasa (service) dengan mengacu pada hukum syariah Islam sehingga terhindar dari riba bunga.

“Aktivitas kami pun selalu dipantau oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS) dan Dewan Syariah Nasional (DSN)” terangnya.

Bahwa saat ini Bank NTB Syariah sudah memiliki aplikasi mobile banking dan sekaligus menjadi Bank resmi penyedia layanan pendaftaran haji.

”Pada tahun 2023 Bank NTB Syariah telah memberikan dividen sebesar Rp 15 miliar kepada Pemkab Lombok Timur. Pembagian dividen ini meningkat Rp 1 miliar dibanding tahun sebelumnya” bebernya. (QN)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *